Bila korban sakti 6 begal pun ngacir…

Yo bro n sist…

image

Masih ingat tips yg saya berikan di postingan ini…??? Terutama pada poin ke 6… Hehehe yups pelajari beladiri dan jadilah ahli beladiri…
Nah inilah buktinya… Hehehe…

Merdeka.com – Abdul Hamid (28) tak ciut nyali saat tiba-tiba dipepet dua orang yang hendak merebut motornya sambil menodongkan celurit. Terpaksa dia mengikuti keinginan pelaku dengan minggir dan mematikan motor miliknya, Honda Beat N 3843 TAN.

Tapi Hamid justru membenamkan kuncinya lebih dalam di kantong celana, dan mengikat erat tas kecil yang dikalungkan di tubuhnya. Pria asal Bangil, Pasuruan itu memberikan perlawanan dengan ilmu karate dan tae kwon do yang pernah dipelajarinya.

Saat itu juga, dirinya tahu ternyata pelaku bersama empat orang lainnya yang datang berboncengan dengan dua motor di antaranya Yamaha Vixion. Kendati enam orang bersenjata tajam, Hamid nekat akan mempertahankan kendaraan milik dan uang Rp 1,5 Juta di dalam tasnya. “Nantang carok rupanya,” kata Hamid menirukan pelaku yang saat itu.

Hamid adalah guru sebuah bimbingan belajar di Kepanjen, Malang. Selasa (3/3) lalu, dirinya diminta mengantarkan buku bimbingan belajar ke Turen. Saat melewati lokasi kejadian, Jalan Raya Sukorejo, Desa Bureng, Gondanglegi sekitar pukul 19.00 WIB dan tengah hujan gerimis.

Dalam pertarungan itu, Hamid beberapa kali disabet celurit oleh pelaku. Sebaliknya, dia hanya balik membalas dengan pukulan dan tendangan tangan kosong. Jaket jeans yang dikenakannya pun dilepas sebagai senjata.

Jaket jeans itupun robek akibat sabetan dan baju batik yang dikenakannya pun robek di bagian depan. Namun ajaib, Hamid tidak mengalami luka sabetan. Hanya saja kakinya mengalami luka memar.

“Kemungkinan karena gagang clurit, tapi lupa saya tidak ingat,” katanya.

Usai kejadian Hamid lemas dan ditolong oleh warga sekitar. Warga pun mengantarkan ke kantor polisi Gondanglegi. Dia mengaku tidak bisa melihat jelas pelakunya kecuali gaya bicaranya logat suatu daerah.

Demi keamanan, Hamid pun memilih pulang ke kampung halamannya di Bangil. Hamid pun sempat membantah kalau dirinya punya ilmu tertentu.

Kapolsek Gondanglegi AKP Budi Haryanto mengaku akan menyelidiki kejadian ini. Pihaknya meminta masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dengan maraknya aksi begal.

“Kami selalu tingkatkan intensitas patroli, utamanya di titik-titik yang rawan kejahatan,” katanya.

Semoga kita semua dijauhkan dari segala mara bahaya… Dan selalu dalam lindungan Tuhan YME… Ameeen…

Salam cihuy…:mrgreen:
Coma…

One response to “Bila korban sakti 6 begal pun ngacir…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s